News & Event

Pertamina Retail Genjot Pembangunan Pertashop

 

 

Bali- Pertamina Retail sebagai anak perusahan PT Pertamina (Persero) terus melakukan implementasi pembangunan Pertashop. Hingga Desember 2019, PT Pertamina Retail telah mengoperasikan 123 Unit Pertashop yang umumnya berlokasi di desa yaitu Sukabumi, Ciamis, Tasikmalaya, Purwakarta, Lembang, Bandung, Garut dan di kawasan Rest Area Toll. Sementara, Pertashop yang berlokasi di Pondok Pesantren sebanyak 6 unit berlokasi di Ponpes Bumi Shalawat, Kabupaten Sidoarjo, Ponpes Mamba’us Sholihin, Kabupaten Gresik, Ponpes Maslakul Huda, Kabupaten Pati, Ponpes Ma’had Darul Alam Arqam, Kabupaten Garut, Ponpes An Nawawi, Kabupaten Serang dan Ponpes Langitan, Kabupaten Tuban.


PT Pertamina (Persero) baru saja melakukan penandatangan nota kesepakatan bersama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop di desa desa wilayah Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. Pertashop adalah lembaga penyalur Pertamina yang berskala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen BBM dan LPG yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain. Saat ini Kehadiran Pertashop juga dapat mendukung program Pertamina One Village One Outlet (OVOO) dalam rangka memastikan pelayanan Pertamina hingga ke pedesaan.

Menurut Direktur Utama PT Pertamina Retail, Sofyan Yusuf, penandatanganan ini memberikan semangat tersendiri dalam implementasi pengembangan Pertashop. “Dengan pembangunan Pertashop, pelayanan kebutuhan bahan bakar dapat lebih kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di desa” Ujar Sofyan. Saat ini ada 7196 kecamatan atau desa di Indonesia yang belum memiliki SPBU, nah, dengan kehadiran Pertashop dapat mendukung pelayanan bahan bakar dan LPG kepada masyarakat.

Walaupun dibangun di Desa, pembangunan Pertashop ini akan tetap memperhatikan aspek komersial demi keberlangsungan bisnisnya. Saat ini, Pertashop dibangun dengan tiga kategori kapasitas penyaluran yaitu antara 400 liter per hari (Gold), 1.000 liter per hari (Platinum) dan 3.000 liter per hari (Diamond).

Untuk memperluas pembangunan Pertashop, Pertamina akan mengembangkan dua skema kerjasama yakni Skema Investasi oleh Pertamina dan Skema investasi oleh Mitra Desa. Skema investasi Pertamina dapat dilakukan dimana modal sarana dan infrastruktur disiapkan oleh Pertamina, sementara modal kerja disiapkan oleh mitra Desa. Dengan skema ini maka bagi hasil keuntungan dilakukan sesuai dengan porsi investasi yang sudah diberikan.Sedangkan untuk Skema Investasi Mitra Desa, seluruh investasi baik modal sarana infrastruktur maupun modal kerja disiapkan oleh Mitra Desa. Sehingga hasil keuntungan pun menjadi hak mitra Desa sepenuhnya.*AK